Analisis Kebijakan Pendidikan Islam Kontemporer
Kebijakan pendidikan pada hakikatnya bukanlah sekadar serangkaian instrumen administratif yang steril dari tarik-menarik kekuasaan, melainkan arena kontestasi ideologis yang mencerminkan pertarungan hegemoni antar-rezim politik di Indonesia. Melalui pisau bedah sosiologi kritis, ekonomi politik, dan institusionalisme historis, buku ini mengurai secara mendalam genealogi dan transformasi kebijakan pendidikan nasional lintas zaman—mulai dari era kolonial Hindia Belanda, pendudukan militer Jepang, Orde Lama, Orde Baru, masa awal Reformasi, hingga gelombang teknokrasi dan digitalisasi kontemporer.
Pembahasan di dalamnya membongkar bagaimana ruang kelas, kurikulum, alokasi anggaran, status ketenagakerjaan pendidik, serta kelembagaan perguruan tinggi senantiasa dijadikan aparatus pelestarian kekuasaan oleh para elit yang berkuasa. Secara komprehensif, ditelaah pula pergeseran fungsi sekolah dari instrumen stratifikasi sosial rasial kolonial, sarana pembangunan karakter bangsa pascakemerdekaan, indoktrinasi stabilitas dan depolitisasi teknokratis Orde Baru, hingga penetrasi pasar bebas, komodifikasi badan hukum, dan hegemoni platform digital abad ke-21.
Buku ini menyoroti bahwa setiap teks regulasi pendidikan selalu memuat relasi kuasa yang perlu didekonstruksi demi mewujudkan praksis belajar yang emansipatoris. Disajikan secara sistematis berbasis bukti empiris dan kerangka konseptual yang kokoh, karya ini menjadi rujukan berharga bagi akademisi, peneliti kebijakan publik, mahasiswa, pengambil kebijakan, pendidik, serta aktivis yang memperjuangkan masa depan pendidikan nasional yang adil, demokratis, dan memanusiakan manusia.
Penulis : Ihsan Harun | Aprilian Mahendra | Dina Mayasari | Evi Sastrina | Fitrawandi | Hasdanila | Rahmat Miko
Editor : Ihsan Iskandar, S.Sos., M.E.
Halaman buku: 175
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 66.000