Pariwisata Indonesia Di Titik Balik: Negosiasi Identitas, Komodifikasi Budaya, dan Jalan Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Monograf “Pariwisata Indonesia di Titik Balik: Negosiasi Identitas, Komodifikasi Budaya, dan Jalan Menuju Pariwisata Berkelanjutan” menawarkan pembacaan kritis terhadap dinamika pariwisata Indonesia kontemporer. Buku ini terdiri dari tiga bagian utama yang saling terkait.
Bagian pertama membangun landasan teoretis dengan mengulas pergeseran paradigma dari mesin ekonomi menuju instrumen peradaban pascalahirnya UU No. 18 Tahun 2025, serta menelaah sosiologi pariwisata sebagai arena sosial dan relasi kuasa, komodifikasi budaya, dan tantangan pariwisata berkelanjutan. Bagian kedua menyajikan studi kasus mendalam tentang overtourism di Bali, gentrifikasi pariwisata di Kampung Prawirotaman Yogyakarta, negosiasi tradisi dan pasar di desa wisata, komodifikasi ruang sakral di Minahasa dan Dayak Bahau, serta peran gender dan digitalisasi. Bagian ketiga merumuskan jalan keluar menuju pariwisata yang berkeadilan dengan mengangkat peran masyarakat lokal sebagai subjek, negosiasi identitas di tengah komodifikasi, analisis kebijakan UU No. 18 Tahun 2025, dan agenda ke depan.
Dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan sosiologi, antropologi, dan kebijakan publik, monograf ini tidak hanya menjadi sumbangan akademik yang berharga, tetapi juga panduan praktis bagi siapa pun yang ingin memahami dan membentuk masa depan pariwisata Indonesia yang lebih adil, bermakna, dan berkelanjutan.
Penulis: Rudy Pramono
Halaman buku: 138
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 58.000