Tata Kelola Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Masa depan sebuah destinasi ditentukan oleh banyak pihak, bukan hanya satu pihak.
Pemerintah, pelaku usaha, masyarakat lokal, akademisi, dan media sama-sama memengaruhi arah pengembangan destinasi wisata. Ketika keputusan mereka tidak selaras, dampaknya cepat terasa. Lingkungan rusak, budaya tergerus, dan warga setempat hanya menjadi penonton.
Buku ajar ini mengajak pembaca memahami tata kelola (governance) pariwisata berkelanjutan dari dasar. Pembahasan dimulai dari konsep sustainable tourism dan perbedaan government dengan governance. Berikutnya, buku ini menguraikan kebijakan, regulasi, kelembagaan, dan kolaborasi multipihak lewat model pentahelix. Dari sana, pembaca masuk ke praktik: perencanaan destinasi, community-based tourism, daya dukung lingkungan (carrying capacity), perlindungan sosial-budaya, pembiayaan, smart tourism, hingga manajemen risiko dan ketahanan destinasi.
Setiap bab dilengkapi dengan capaian pembelajaran, peta konsep, studi kasus destinasi Indonesia, rangkuman, dan latihan. Bahasanya ringan, tetapi tetap akademis.
Buku ini disusun bagi mahasiswa pariwisata, dosen, pengelola destinasi, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lain yang ingin mendorong pariwisata yang adil bagi alam dan manusia.
Penulis: Anisatul Auliya, S.ST. Par., M.Par. | Diani Mustika Prianti, MM. | Rini Kusumastuti, A.Md. Par. | Ellena Edelweis Alriansyah
Halaman buku: 296
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 90.000