Membaca Sastra Lama Dengan Lensa Gender: Teori, Metode, dan Praktik Analisis
Buku Membaca Sastra Lama dengan Lensa Gender: Teori, Metode, dan Praktik Analisis menawarkan pendekatan baru dalam memahami sastra lama Nusantara dengan menempatkan perspektif gender sebagai kerangka analisis utama. Selama ini, sastra lama cenderung dibaca sebagai warisan budaya yang statis dan normatif, tanpa mempertanyakan ideologi yang terkandung di dalamnya. Buku ini menggeser cara pandang tersebut dengan menunjukkan bahwa teks-teks klasik seperti hikayat, syair, pantun, dan cerita rakyat merupakan ruang produksi makna yang sarat dengan konstruksi gender dan relasi kuasa. Melalui integrasi teori feminisme, analisis wacana kritis, naratologi, hermeneutika, dan stilistika, buku ini membekali pembaca dengan perangkat konseptual yang komprehensif untuk membaca ulang sastra lama secara kritis. Tidak hanya berhenti pada tataran teoretis, buku ini juga menghadirkan metode analisis yang sistematis dan operasional, sehingga pembaca dapat secara langsung mempraktikkan analisis berbasis gender dalam teks sastra.
Pembahasan dalam buku ini disusun secara bertahap, dimulai dari landasan konseptual tentang sastra lama dan gender, dilanjutkan dengan eksplorasi teori feminisme dan konstruksi sosial gender, hingga analisis mendalam terhadap representasi, relasi kuasa, dan ideologi dalam berbagai bentuk sastra tradisional. Bagian akhir buku ini menekankan aspek metodologis dan praktis, termasuk perancangan instrumen analisis, prosedur penelitian, serta teknik penyusunan argumen akademik yang kritis. Salah satu kontribusi utama buku ini adalah kemampuannya menghubungkan teks dengan konteks. Sastra lama tidak hanya dibaca sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai praktik diskursif yang mencerminkan dan membentuk struktur sosial. Dengan demikian, pembaca diajak untuk melihat bagaimana norma gender direproduksi, dinegosiasikan, dan bahkan dipertanyakan dalam teks.
Buku ini juga menyoroti pentingnya pembacaan kontekstual dalam kajian sastra Nusantara. Dengan mempertimbangkan keragaman budaya lokal, buku ini menghindari generalisasi yang berlebihan dan menawarkan analisis yang lebih sensitif terhadap perbedaan regional. Selain itu, buku ini membuka ruang bagi pengembangan penelitian lanjutan, termasuk integrasi pendekatan interdisipliner dan pemanfaatan teknologi dalam studi sastra. Ditujukan bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai referensi akademik, tetapi juga sebagai panduan praktis dalam melakukan analisis sastra berbasis gender. Lebih dari itu, buku ini mengajak pembaca untuk mengembangkan kesadaran kritis terhadap nilai-nilai yang diwariskan melalui sastra, serta memahami bahwa interpretasi terhadap teks selalu terbuka dan dinamis.
Dengan pendekatan yang analitis, sistematis, dan reflektif, buku ini menghadirkan perspektif baru dalam studi sastra lama bahwa membaca teks klasik dengan lensa gender bukan hanya upaya akademik, tetapi juga langkah strategis dalam memahami dan merekonstruksi makna budaya dalam konteks kontemporer.
Penulis : Dr. Sri Lestari, M.Pd. & Dr. Ria Kasanova, M.Pd.
Halaman buku: 197
DOWNLOAD
PRE-ORDER | R 70.000