Layang-Layang Di Dua Pulau
Satu kata dikirim pada tengah malam: “Yu”. Raka, dosen di sebuah perguruan tinggi negeri di Sulawesi Utara, menunggu hampir satu jam sebelum perempuan di seberang laut membalas. Perempuan itu Ayu, mahasiswa doktoral di UM, Jawa Timur, yang pernah ia tinggalkan tanpa penjelasan.
Ayu bersedia memberi kesempatan, dengan satu syarat sederhana: jangan lakukan hal yang sama seperti dulu. Tidak perlu bunga, cincin, atau sumpah. Ia hanya ingin dibuktikan.
Tetapi bukti ternyata lebih sulit daripada janji. Di antara tumpukan borang akreditasi, koreksi ujian, dan peternakan itik kecilnya, Raka kembali mengulur benang yang sama: telepon yang terlupa, hadiah yang salah arah, dan diam selama dua puluh dua hari. Di seberang laut, di tengah pengambilan data dan tenggat publikasi Scopus, Ayu mencatat semuanya, diam-diam, hal-hal yang tak pernah ia ucapkan.
Ketika jarak, tuntutan keluarga, dan dua kalender yang bertabrakan membuat hubungan itu nyaris putus, Raka akhirnya mengerti bahwa kata maaf saja tidak cukup. Ia menulis surat panjang, menelepon ibu Ayu, meminta maaf kepada orang-orang yang ikut terseret, dan berhadapan dengan ayahnya sendiri. Dalam Sesi Diam, janji berubah menjadi kebiasaan: kamera menyala tanpa kata-kata besar, hari demi hari.
Puncaknya datang pada hari ujian tertutup Ayu. Raka menempuh perjalanan lintas pulau untuk berdiri di ujung ruang sidang, membawa sebuah jam tangan yang pernah hilang dan sebuah kalimat yang tak lagi berbunyi insya Allah. Di dapur sebuah rumah di Jawa Timur, kabar dari jurnal akhirnya tiba, dan seorang ayah yang tak pernah memajang foto di dindingnya mengajarkan arti hadir.
Layang-Layang di Dua Pulau adalah novel berangkat kisah nyata tentang cinta jarak jauh, janji yang diuji, dan hari-hari biasa yang ternyata paling sulit dijaga. Pertanyaannya sederhana, tetapi hanya bisa dijawab dengan kehadiran: sanggupkah seseorang yang terbiasa menghilang belajar untuk tinggal?
Penulis: Muh. Akbar
Editor : Ratih Ika Wijayanti
Halaman buku: 175
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 64.000