Manajemen Risiko K3 Di UGD Puskesmas: Pendekatan HIRADC
Buku Manajemen Risiko K3 di UGD Puskesmas: Pendekatan HIRADC karya Yolanda Oktaria, Siti Nurmala Dewi, dan Redha Rahmi membahas keselamatan dan kesehatan kerja bagi tenaga kesehatan di Unit Gawat Darurat Puskesmas, yang melayani pasien 24 jam dengan kasus tak terduga sehingga petugasnya rentan terhadap bahaya biologis, kimia, fisik, ergonomi, psikososial, dan mekanis. Setelah memaparkan konteks pelayanan kegawatdaruratan, konsep dasar K3, regulasi (terutama Permenkes No. 52 Tahun 2018), dan prinsip manajemen risiko, buku ini memperkenalkan HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) sebagai alur sistematis untuk mengenali bahaya, menilai risiko dengan rumus Likelihood × Severity pada matriks skala 1–5, lalu menentukan pengendalian berdasarkan hierarki: eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, dan alat pelindung diri. Pembahasan berlanjut ke implementasi program, mencakup kebijakan dan SOP, pelatihan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan insiden dan near miss. Studi kasus di bagian akhir menemukan tiga risiko dominan, yakni tertusuk jarum, kelelahan dan kekerasan verbal, serta gangguan otot dan rangka akibat memindahkan pasien secara manual. Setelah pengendalian diterapkan, tingkat risikonya turun dari ekstrem atau tinggi menjadi sedang atau rendah. Pesan utama buku ini adalah bahwa keselamatan tenaga kesehatan dan keselamatan pasien merupakan satu kesatuan yang harus ditopang budaya keselamatan yang adil, komitmen pimpinan, digitalisasi pelaporan, program kesehatan mental petugas, dan integrasi K3 dengan peningkatan mutu akreditasi Puskesmas secara berkelanjutan.
Penulis: Yolanda Oktaria, S.K.M., M.Kes. | Siti Nurmala Dewi, S.K.M., M.K.K.K. | Redha Rahmi, S.K.M., M.Kes.
Halaman buku: 238
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 78.000