Pembelajaran Daring Di Perguruan Tinggi: Transformasi dan Tantangan
Kampus boleh tutup, tetapi pembelajaran tidak bisa berhenti. Dalam hitungan hari, ruang kelas berpindah ke layar komputer dan telepon genggam. Tanpa persiapan, dosen dan mahasiswa dipaksa beradaptasi dengan cara belajar yang sama sekali baru.
Berangkat dari serangkaian penelitian di Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Sulawesi Barat, buku ini merekam pengalaman nyata pembelajaran daring selama pandemi. Di balik satu kelas yang sama, tersimpan kenyataan yang sangat beragam. Ada mahasiswa yang belajar dengan laptop dan internet stabil, ada yang hanya mengandalkan telepon pintar, bahkan ada yang harus mencari titik sinyal agar tetap dapat mengikuti perkuliahan. Perbedaan akses itu melahirkan pengalaman belajar yang tidak pernah benar-benar sama.
Pandemi juga menghadirkan paradoks. Di tengah berbagai keterbatasan, dosen dan mahasiswa mengembangkan literasi digital, kemandirian belajar, dan cara-cara baru untuk tetap bertahan. Namun, kelelahan akibat menatap layar, perhatian yang mudah terpecah, serta sulitnya membangun interaksi yang bermakna menjadi tantangan yang tidak kalah nyata.
Melalui sepuluh bab, buku ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran daring tidak terutama ditentukan oleh aplikasi yang digunakan, melainkan oleh bagaimana dosen merancang pengalaman belajar yang mampu melibatkan mahasiswa secara aktif.
Lebih dari sekadar dokumentasi masa pandemi, buku ini menawarkan pelajaran berharga bagi dosen, mahasiswa, pengelola program studi, peneliti, dan pengambil kebijakan yang ingin membangun pembelajaran yang lebih adaptif, inklusif, dan bermakna di era pendidikan digital.
Penulis: Firman
Halaman buku: 115
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 54.000