Program MBG: Gizi, Ekonomi dan SDM

Pangan dan gizi merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup dan kemajuan suatu bangsa. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Di Indonesia, kemiskinan dan ketidakberagaman konsumsi pangan masih menjadi penyebab utama berbagai masalah gizi, termasuk stunting, wasting, dan underweight pada anak usia di bawah lima tahun. Kondisi ini mengancam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya penghapusan kemiskinan dan kelaparan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hadir sebagai intervensi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Program MBG dirancang tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia dan mencegah stunting, tetapi juga untuk mendukung pembangunan SDM yang bermutu dan berdaya saing. Program ini menitikberatkan pada penyediaan makanan bergizi seimbang dengan menu beragam yang mencerminkan prinsip gizi seimbang dan diversifikasi pangan. Dengan menyasar kelompok rentan seperti siswa sekolah, serta berpotensi menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, MBG berperan penting dalam mendukung pemenuhan gizi terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Selain berdampak pada kesehatan dan kecerdasan anak, Program MBG juga memiliki dimensi ekonomi yang kuat. Pemanfaatan pangan lokal dalam pelaksanaan program mendorong pemberdayaan petani dan UMKM, memperkuat ekonomi daerah, serta mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Dengan demikian, Program MBG berpotensi menjadi motor penggerak pembangunan nasional yang bersifat holistik, mengintegrasikan aspek gizi, kesehatan, ekonomi, dan ketahanan pangan. Keberhasilan Program MBG akan menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan SDM Indonesia menuju generasi unggul di masa depan.

Penulis :  Ali Khomsan | Ummi Khuzaimah | Vanesha Miranda | Riska Mayang S Ginting

Halaman buku: 115

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 54.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *