Membangun Habitus Religius: Implementasi Pendidikan Karakter dan Literasi Digital di Sekolah
Pendidikan merupakan sarana yang sangat penting untuk membangun karakter, karena pendidikan menfasilitasi seseorang untuk bisa menumbuh kembangkan jati dirinya. UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003 menjelaskan bahwa: “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.”
Proses perkembangan dan pembentukan karakter seseorang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor lingkungan (nurture) dan faktor bawaan (nature). Pendidikan karakter seyogyanya dilakukan pada anak usia dini atau fase balita, hal ini berkaitan dengan awal mula ia berinteraksi sosial pada lingkungan keluarga yakni orang tuanya. Karena fondasi pembentukan karakter anak dimulai dari lingkungan keluarga berlanjut ke sekolah dan masyarakat, sebab keluarga yang baik akan membentuk masyarakat yang baik, dan masyarakat yang baik akan membentuk negara yang baik pula. Peran dalam menciptakan bangsa yang berkarakter, tidak bisa terbentuk hanya sepihak saja tetapi kombinasi dari berbagai pihak khususnya dunia pendidikan.
Penulis : Dr. Ayok Ariyanto, M.Pd.I & Dr. Nik Haryanti, M.Pd.I
Halaman buku: 112
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 52.000