Pemberdayaan Wajib Pajak: Memahami Kepercayaan Diri, Infrastruktur, dan Sanksi dalam Kepatuhan Pajak di Era Digital

Di balik setiap transaksi pajak kendaraan yang tampak sederhana, tersimpan dua kemungkinan alasan yang jarang kita sadari yaitu seseorang membayar karena percaya itu benar dilakukan atau karena takut pada akibatnya. Buku ini menelusuri pertemuan antara dua alasan itu di tengah gelombang digitalisasi layanan publik di Indonesia dan menunjukkan bahwa keduanya tidak saling meniadakan, melainkan saling melengkapi dengan cara yang selama ini luput dari perhatian. Berangkat dari pengamatan empiris atas wajib pajak kendaraan bermotor, buku ini menyusun potret manusia di balik kepatuhan dimana mereka yang percaya diri menggunakan aplikasi pajaknya sendiri dan mereka yang masih bergantung pada bantuan orang terdekat untuk hal yang sama.

Dari pengamatan itu, penulis menghadirkan sebuah gagasan sentral bahwa kepatuhan yang bertahan lama tidak lahir dari paksaan maupun kemudahan teknis semata melainkan dari rasa berdaya seseorang sebagai warga negara di era digital. Buku ini menantang asumsi yang selama ini dipegang banyak pembuat kebijakan bahwa sanksi dan denda adalah cara paling ampuh menegakkan kepatuhan. Sebaliknya, ditunjukkan bahwa fondasi teknologi yang layak dipercaya, dipadukan dengan tumbuhnya rasa percaya diri warga, jauh lebih menentukan arah kepatuhan itu ke depan.

Ditulis dengan gaya reflektif namun tetap berpijak pada pengamatan empiris yang cermat, buku ini menjembatani dua kepentingan sekaligus yaitu memberi rujukan yang berguna bagi akademisi dan pembuat kebijakan, sekaligus menjadi bacaan yang mencerahkan bagi siapa pun yang tertarik memahami bagaimana negara dan warganya bisa saling memberdayakan di tengah transformasi digital.

Penulis:  Br. Dr. Gregorius Suhadi, FIC., S.AP., M.Si. | Prof. Vincent Didiek Wiet Aryanto, M.B.A., Ph.D. | Dr. Herry Subagyo, S.E., M.M.

Halaman buku: 208

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 72.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *