Tafsir Sosiologi Muhammadiyah: Gerakan dan Pemikiran
Muhammadiyah sejak awal berdirinya pada tahun 1912 oleh KH Ahmad Dahlan merupakan gerakan tajdid yang membawa semangat pembaruan dalam memahami dan mengamalkan Islam. Gerakan ini lahir dalam situasi sosial masyarakat kolonial yang ditandai keterbelakangan pendidikan, kemiskinan, praktik keagamaan yang bercampur dengan tahayul, serta lemahnya kesadaran umat terhadap pentingnya ilmu pengetahuan dan kemajuan sosial.
Risalah ini berusaha membaca Muhammadiyah melalui pendekatan sosiologi. Sebab, Muhammadiyah bukan sekadar fenomena teologis, melainkan juga fenomena sosial yang memiliki relasi erat dengan perubahan masyarakat Indonesia. Sosiologi membantu kita memahami bagaimana nilai-nilai agama diterjemahkan menjadi gerakan sosial, bagaimana amal usaha dibangun sebagai instrumen perubahan, serta bagaimana relasi antara agama, kekuasaan, pendidikan, dan masyarakat dibentuk dalam praktik keseharian Muhammadiyah.
Penulis : Herman Oesman
Editor: Laily Ramadhany Can & Syarifuddin Usman
Halaman buku: 415
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 114.000