Ketika Shalat dan Membaca Al-Qur’an Menjadi Rezeki yang Paling Mahal
Judul buku ini, “Ketika Shalat dan Membaca Al-Qur’an Menjadi Rezeki yang Paling Mahal” mengandung pesan bahwa nikmat terbesar bukan hanya ketika seseorang diberi banyak harta, tetapi ketika ia masih diberi hati yang mau tunduk kepada Allah. Rezeki paling mahal adalah ketika seseorang masih mampu menjaga shalat dengan khusyuk, membaca Al-Qur’an dengan cinta, menangis dalam doa, dan merasa tenang ketika dekat dengan Rabb-nya. Sebab harta bisa hilang, jabatan bisa berakhir, tubuh bisa melemah, tetapi hubungan yang kuat dengan Allah akan menjadi cahaya dalam hidup, penolong di saat sulit, dan bekal menuju akhirat.
Dalam perspektif Islam, shalat adalah tiang agama dan penghubung langsung antara hamba dengan Allah. Sementara Al-Qur’an adalah petunjuk hidup, obat bagi hati, cahaya dalam kegelapan, dan pedoman menuju keselamatan. Bila keduanya dijaga, maka hidup seseorang akan memiliki arah. Bila keduanya ditinggalkan, maka jiwa akan mudah goyah meskipun dunia berada dalam genggaman.
Tujuan penulisan buku ini adalah untuk mengajak pembaca kembali merenungi nilai shalat dan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini tidak hanya ingin menjelaskan pentingnya ibadah, tetapi juga ingin menyentuh kesadaran bahwa kemampuan beribadah adalah anugerah besar yang harus disyukuri dan dijaga. Penulis berharap buku ini dapat menjadi pengingat lembut bagi siapa saja yang mulai merasa jauh dari Allah, mulai berat melaksanakan shalat, atau mulai jarang membaca Al-Qur’an.
Penulis : Patahuddin Mantasa
Halaman Buku : 400
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp. 110.000