Filosofi Carok Dan Ekonomi Lokal Madura:Teori Indigenous untuk Penguatan UMKM
Selama bertahun-tahun, carok dalam masyarakat Madura lebih sering dipahami melalui representasi tunggal sebagai simbol kekerasan, konflik sosial, dan stereotip budaya. Dalam banyak diskursus media, akademik, maupun narasi publik nasional, carok direduksi menjadi praktik sosial yang dilepaskan dari konteks historis, struktur simbolik, dan sistem nilai masyarakat Madura. Representasi semacam itu tidak hanya menghasilkan stigma terhadap masyarakat Madura, tetapi juga menutup kemungkinan untuk membaca ulang filosofi yang berada di balik praktik budaya tersebut. Buku ini berangkat dari keyakinan bahwa budaya lokal, termasuk yang selama ini distigmatisasi, memiliki lapisan makna yang jauh lebih kompleks daripada sekadar manifestasi permukaannya. Melalui pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan antropologi budaya, sosiologi ekonomi, cultural economy, entrepreneurship studies, indigenous studies, dan decolonial theory, buku ini berupaya merekonstruksi filosofi carok sebagai sumber modal budaya, modal sosial, dan energi kewirausahaan dalam penguatan ekonomi lokal Madura. Rekonstruksi tersebut tidak dimaksudkan untuk meromantisasi kekerasan ataupun melegitimasi praktik carok, melainkan untuk membaca ulang nilai-nilai keberanian, kehormatan, loyalitas, solidaritas sosial, ketahanan mental, dan daya juang ekonomi yang hidup dalam struktur budaya masyarakat Madura. Nilai-nilai inilah yang kemudian menjadi dasar konseptual bagi formulasi Carok Cultural Entrepreneurship Theory (CCET), sebuah teori indigenous entrepreneurship yang dikembangkan dalam buku ini. Buku ini disusun dalam empat belas bab yang bergerak dari pembahasan filosofis dan historis mengenai carok, menuju pengembangan teori indigenous entrepreneurship, hingga implikasi praktis bagi penguatan UMKM, digitalisasi ekonomi lokal, kebijakan ekonomi kreatif berbasis budaya, pendidikan kewirausahaan indigenous, dan agenda riset masa depan tentang entrepreneurship Nusantara. Struktur ini dirancang agar pembaca dapat melihat keterhubungan antara budaya, identitas, ekonomi, dan pembangunan secara utuh dan sistematis.
Penulis: Dr. Achmarul Fajar, S.E., M.M. & Prof. Dr. H. Syaiful Arifin, S.E., M.Si.
Editor: Dr. Ria Kasanova, M.Pd.
Halaman buku: 277
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 86.000