Pendidikan Humanis Di Era Artificial Intelligence (AI)

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Teknologi menghadirkan berbagai kemudahan melalui pembelajaran digital, personalisasi belajar, analitik data, hingga otomatisasi sistem evaluasi. Namun, di tengah percepatan transformasi tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah pendidikan masih mampu mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan? Buku Pendidikan Humanis di Era Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai refleksi kritis sekaligus tawaran konseptual mengenai pentingnya menjaga ruh humanisme dalam ekosistem pendidikan digital. Buku ini mengupas secara komprehensif hubungan antara manusia, pendidikan, dan teknologi dalam konteks revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Dimulai dari pembahasan hakikat pendidikan humanis dalam perspektif filsafat dan sejarah, penulis mengajak pembaca memahami bahwa pendidikan sejatinya bukan hanya proses transfer pengetahuan, melainkan proses memanusiakan manusia. Gagasan para tokoh humanistik seperti Jean-Jacques Rousseau, Carl Rogers, Abraham Maslow, Paulo Freire, hingga Ki Hadjar Dewantara menjadi landasan penting dalam membangun paradigma pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek yang bermartabat. Selanjutnya, buku ini membahas transformasi pendidikan di era AI, termasuk karakteristik pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, penggunaan big data dan machine learning, personalisasi pembelajaran, serta tantangan digitalisasi pendidikan.
Penulis menyoroti bahwa teknologi dapat menjadi instrumen yang memperkuat kualitas pembelajaran apabila digunakan secara etis dan bertanggung jawab. Namun, tanpa kontrol dan kesadaran kritis, AI juga berpotensi melahirkan dehumanisasi, bias algoritma, ketimpangan pendidikan, dan hilangnya relasi interpersonal dalam proses belajar. Melalui pendekatan humanistik, buku ini menawarkan desain pembelajaran yang mengintegrasikan AI tanpa menghilangkan empati, dialog, dan interaksi manusiawi. Guru diposisikan bukan sekadar penyampai materi, tetapi sebagai fasilitator makna, pembimbing reflektif, dan penjaga nilai kemanusiaan di tengah dominasi teknologi. Selain itu, pembahasan tentang kurikulum humanis adaptif, assessment yang memanusiakan, pendidikan karakter, literasi digital, hingga etika penggunaan AI menjadikan buku ini relevan bagi guru, dosen, mahasiswa, peneliti, maupun pembuat kebijakan pendidikan. Pada bagian akhir, buku ini mengajak pembaca merefleksikan masa depan pendidikan di tengah perkembangan AI yang semakin masif. Pendidikan humanis ditegaskan sebagai kompas moral agar kemajuan teknologi tetap berpihak pada martabat manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan peradaban. Dengan bahasa akademik yang reflektif namun tetap mudah dipahami, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif terhadap teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan. Buku ini bukan sekadar membahas teknologi dalam pendidikan, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa di tengah dunia yang semakin terdigitalisasi, pendidikan tetap dapat menjadi ruang tumbuhnya empati, kesadaran kritis, kreativitas, dan nurani manusia.

Penulis : Wahyuni Wijayanti, M.Pd. & Dr. Mohamad Zubaidi, M.Pd.

Editor : Ritmon Amala, S.Pd., M.Si., C.Ed & Aljunaid Bakari, M.Si

Halaman Buku : 160

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp. 62.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *