Mencari ‘Setan Jawa’ Autoetnografi “Gerak sebagai Kode Kultural pada Film”
Buku ini mengajak pembaca memasuki pengalaman sinema yang tidak biasa—bukan sekadar ditonton, tetapi dirasakan melalui tubuh, waktu, dan gerak. Berangkat dari kajian atas film “Setan Jawa” karya Garin Nugroho, penulis menelusuri bagaimana gerak visual bekerja sebagai bahasa kultural yang menyimpan nilai, etika, dan kosmologi Jawa. Dalam dunia tanpa dialog verbal, tubuh menjadi pusat makna: setiap gestur, jeda, dan ritme menghadirkan lapisan tafsir yang tidak selalu dapat dijelaskan dengan kata-kata. Melalui pendekatan autoetnografi, buku ini menempatkan pengalaman personal penulis sebagai peneliti bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian inti dari proses pengetahuan. Pengalaman menonton, merasakan, bahkan kebingungan dan keterlibatan emosional dijadikan pintu masuk untuk membaca relasi antara individu dan budaya. Autoetnografi di sini menjadi jembatan—menghubungkan refleksi diri dengan analisis kultural yang lebih luas, sekaligus membuka cara memahami sinema sebagai pengalaman yang hidup dan berlapis.Dengan menggabungkan pendekatan semiotika, filsafat gerak, dan antropologi budaya Jawa, buku ini menawarkan cara pandang baru terhadap film: bahwa makna tidak hanya hadir dalam cerita, tetapi dalam cara tubuh bergerak dan waktu dialami. Lebih dari sekadar kajian film, buku ini adalah kisikan untuk memperlambat “cara melihat”, “cara bergerak”; menyadari tubuh sebagai medium pengetahuan, dan memahami bahwa di balik setiap gerak, tersimpan jejak budaya yang mendalam.
Penulis: Agustina Kusuma Dewi
Halaman buku: 148
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 60.000