Ekonomi Mikro Berbasis Ihsan
Buku ini lahir dari kegelisahan akademik sekaligus refleksi kritis terhadap perkembangan ilmu ekonomi modern yang cenderung terjebak dalam pendekatan reduksionistik. Dominasi paradigma homo economicus telah membentuk cara pandang yang menempatkan manusia semata sebagai agen rasional yang berorientasi pada kepentingan pribadi, sehingga mengabaikan dimensi etika, sosial, dan spiritual yang sejatinya melekat dalam diri manusia. Dalam praktiknya, kondisi ini turut berkontribusi pada berbagai krisis multidimensi, seperti ketimpangan sosial, degradasi lingkungan, serta krisis makna dalam kehidupan ekonomi.
Berangkat dari realitas tersebut, buku ini berupaya menghadirkan suatu rekonstruksi paradigma melalui pendekatan ekonomi mikro berbasis ihsan. Ihsan dipahami bukan sekadar konsep normatif, melainkan sebagai kesadaran eksistensial yang menempatkan setiap aktivitas manusia dalam bingkai pengawasan Ilahi. Dengan demikian, aktivitas ekonomi tidak lagi dipandang sebagai proses teknis yang bebas nilai, tetapi sebagai bagian dari ibadah yang sarat dengan tanggung jawab moral dan sosial.
Dalam kerangka ini, buku ini memperkenalkan konsep Homo Ihsanicus sebagai alternatif dari homo economicus. Model ini memandang manusia sebagai makhluk yang rasional sekaligus spiritual, yang dalam setiap keputusan ekonominya mempertimbangkan aspek keadilan, kemaslahatan, dan keberlanjutan. Melalui pendekatan ini, perilaku konsumsi, produksi, dan distribusi direorientasikan agar tidak hanya efisien secara ekonomi, tetapi juga bermakna secara etis dan spiritual.
Penulis: Dr. Muhammad Alwi, S.Sy., M.E.I.
Editor: Busrah, S.Sy., M.E.
Halaman buku: 312
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 92.000