Manajemen Stratejik 5.0: Lompatan Inovasi dan Transformasi Berkelanjutan Menuju Posisioning Keunggulan China pada Geostrategis dan Geopolitik Global
Buku MANAJEMEN STRATEJIK 5.0: Lompatan Inovasi dan Transformasi Berkelanjutan Menuju Positioning Keunggulan China pada Geostrategis dan Geopolitik Global menawarkan perspektif baru dalam memahami kebangkitan China sebagai hasil dari orkestrasi manajemen strategis negara yang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang. Berbeda dari pendekatan konvensional yang menekankan indikator makroekonomi, buku ini menempatkan transformasi China sebagai outcome dari rekayasa kelembagaan, inovasi kebijakan, dan sinergi dinamis antara negara, pasar, dan teknologi.
Secara konseptual, buku ini mengusulkan kerangka Manajemen Stratejik 5.0, yaitu evolusi dari paradigma manajemen klasik menuju model berbasis integrasi sistemik, inovasi berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi sebagai enabler strategis. Dalam kerangka ini, negara tidak hanya berfungsi sebagai regulator, tetapi sebagai strategic orchestrator yang mengoordinasikan pembangunan industri, pembiayaan, dan ekosistem inovasi dalam satu arsitektur kebijakan yang koheren.
Bab 1 hingga Bab 3 membangun fondasi analitis melalui pembahasan transformasi tata kelola ekonomi, perbandingan kritis dengan model kapitalisme korporasi liberal, serta peran sumber daya manusia berbasis nilai peradaban sebagai modal strategis. Buku ini menunjukkan bahwa keunggulan China berakar pada kombinasi antara reformasi kelembagaan adaptif dan internalisasi nilai kolektif dalam sistem sosial-ekonomi.
Bab 4 hingga Bab 6 mengembangkan argumen mengenai bagaimana strategi megaproyek dan industrial upgrading menjadi instrumen akselerasi keunggulan global. Megaproyek tidak hanya dipahami sebagai investasi fisik, tetapi sebagai platform integratif yang menghubungkan kebijakan industri, inovasi teknologi, dan diplomasi ekonomi. Pada saat yang sama, penguatan manufaktur berbasis teknologi tinggi menegaskan peran negara dalam mengorkestrasi ekosistem inovasi nasional yang melibatkan sinergi antara pemerintah, universitas, dan korporasi.
Bab 7 dan Bab 8 memperluas kerangka tersebut ke tingkat global melalui formulasi Cetak Biru Beijing dan strategi Jalur Sutra modern. Kedua konsep ini menjelaskan bagaimana China membangun kepemimpinan global melalui konektivitas infrastruktur, logistik, keuangan, dan data, sekaligus menciptakan ketergantungan struktural dalam sistem ekonomi internasional.
Novelty utama buku ini terletak pada Bab 9 yang memperkenalkan konsep manajemen strategis kuantum sebagai paradigma baru dalam studi manajemen dan kebijakan publik. Pendekatan ini menekankan pengelolaan kompleksitas melalui logika probabilistik, pemanfaatan data sebagai aset strategis, serta integrasi kecerdasan buatan dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks ini, diperkenalkan pula Paradigma Peking sebagai evolusi developmental state menuju model data-driven strategic state, serta China Playbook sebagai blueprint operasional dalam membangun keunggulan global berbasis sinergi negara–pasar–teknologi.
Secara teoretis, buku ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen strategis dengan menawarkan sintesis antara teori developmental state, dynamic capabilities, dan innovation systems dalam kerangka yang lebih adaptif terhadap era digital dan kompleksitas global. Secara praktis, buku ini memberikan implikasi strategis bagi negara berkembang dalam merancang kebijakan industri, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan membangun daya saing berkelanjutan.
Dengan demikian, buku ini tidak hanya menjelaskan fenomena kebangkitan China, tetapi juga menyediakan kerangka analitis dan praktis untuk memahami transformasi kekuatan global abad ke-21. Relevansinya menjadikannya rujukan penting bagi akademisi, perumus kebijakan, dan praktisi yang ingin menavigasi dinamika baru dalam ekonomi politik global.
Penulis: Prof. Dr. Bambang D. Suseno, M.M
Editor: Leistar Adiguna, S.Sn & Solida Firjatullah, M.Pd
Halaman buku: 500
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 125.000