Etnomedisin Tanaman Obat Anti-Hipertensi

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Di tengah keterbatasan akses dan efek samping terapi konvensional, masyarakat Desa Ngaran, Kaligesing, masih mempertahankan praktik pengobatan tradisional berbasis tanaman obat sebagai alternatif pengelolaan tekanan darah.

Buku ini menyajikan hasil kajian etnomedisin yang mendokumentasikan kearifan lokal masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat anti-hipertensi, sekaligus memvalidasinya melalui pendekatan ilmiah modern. Integrasi metode in silico digunakan untuk memprediksi interaksi senyawa metabolit sekunder dengan target molekuler terkait hipertensi, seperti enzim ACE dan jalur stres oksidatif. Selain itu, dilakukan pengujian aktivitas antioksidan untuk memperkuat bukti bioaktivitas tanaman yang diteliti.

Pembahasan dalam buku ini meliputi:

  • Konsep dasar hipertensi dan stres oksidatif
  • Landasan etnomedisin dan etnofarmakologi
  • Identifikasi tanaman obat lokal Desa Ngaran
  • Radar Chart Analysis
  • metabolit sekunder
  • Analisis jejaring farmakologi / Network Pharmacology dan molecular docking
  • Uji aktivitas antioksidan dengan DPPH sebagai pendukung mekanisme antihipertensi
  • Model integrasi riset tradisional dan komputasional

Buku ini ditujukan bagi akademisi, mahasiswa farmasi dan kesehatan, peneliti bahan alam, serta praktisi yang tertarik pada pengembangan obat tradisional berbasis bukti ilmiah. Dengan pendekatan multidisipliner, buku ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan riset etnomedisin yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Penulis: apt.Blegoh Iwan Santoso., M.Farm & Dr.apt.Kintoko., M.Sc

Editor: Ratih Ika Wijayanti

Halaman buku: 116

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 54.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *