TB Paru di Sulawesi Selatan: Tantangan Terkini, Inovasi Diagnostik, dan Terapi Presisi Berbasis Bukti
TB Paru di Sulawesi Selatan: Tantangan Terkini, Inovasi Diagnostik, dan Terapi Presisi Berbasis Bukti menyajikan potret komprehensif tuberkulosis paru sebagai masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi beban utama di Indonesia. Buku ini merangkum dinamika epidemiologi, tantangan klinis, serta konteks sosial-budaya yang memengaruhi penularan dan keberhasilan terapi TB, dengan penekanan khusus pada karakteristik wilayah Sulawesi Selatan yang memiliki keragaman geografis, mobilitas penduduk tinggi, dan disparitas akses layanan kesehatan.
Berbasis bukti ilmiah mutakhir dan panduan global dari World Health Organization, buku ini mengulas kemajuan penting dalam biologi molekuler TB, inovasi diagnostik presisi, serta strategi terapi terkini termasuk penanganan TB resistan obat. Integrasi temuan riset global dengan realitas layanan kesehatan di daerah menjadikan buku ini relevan untuk penguatan praktik klinis dan perencanaan program pengendalian TB yang lebih efektif.
Selain aspek biomedis, buku ini menyoroti peran determinan sosial kesehatan seperti stigma, kemiskinan, kepadatan hunian, dan literasi kesehatan yang kerap menjadi penghambat utama keberhasilan pengobatan TB. Pendekatan berbasis komunitas, pelibatan tokoh lokal, serta pemanfaatan teknologi kesehatan digital dibahas sebagai strategi kunci untuk meningkatkan deteksi dini, kepatuhan terapi, dan kesinambungan layanan di tingkat akar rumput.
Disusun oleh peneliti, dosen dan klinisi berpengalaman, buku ini ditujukan sebagai rujukan strategis bagi dokter, tenaga kesehatan, peneliti, akademisi, dan pengambil kebijakan. Dengan perspektif kontekstual Sulawesi Selatan dan pendekatan berbasis bukti, buku ini diharapkan dapat menjadi pijakan ilmiah dan praktis dalam mempercepat langkah menuju eliminasi TB yang lebih presisi, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Penulis: Bachtiar Baso | Hasta Handayani Idrus | Hermawan | Jafriati
Halaman buku: 227
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 76.000