Analisis Reduksi Sampah dan Keberlanjutan Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Indonesia
Sampah padat perkotaan (selanjutnya disebut sampah) merupakan produk sampingan dari konsumsi material. Sampah yang tidak dikumpulkan atau dikelola dengan buruk menyebabkan kondisi yang tidak higienis di masyarakat dan dapat berdampak buruk pada Kesehatan masyarakat. SGD 3, Pengelolaan sampah penting bagi lingkungan karena merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca yang signifikan dan dapat menyebabkan polusi tanah dan air. SDG 14, Agar kota dapat memenuhi target SDG 11.6 untuk menghindari dampak buruk terhadap Kesehatan dan lingkungan, sampah harus dikumpulkan dan dikelola dengan benar. Pada tahun 2020, sekitar 2,2 miliar ton sampah dihasilkan di seluruh dunia. Ini setara dengan 376 kg sampah per kapita atau enam kali berat rata-rata orang. Sampah global yang dihasilkan per orang enam kali lebih berat daripada berat rata-rata orang saat ini. Pada tahun 2020, Indonesia tercatat menghasilkan sampah sebanyak 250 kg per kapita. Apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi bencana sampah nasional bahkan global. Mikroplastik saja sudah menyebar luas melewati batas negara, meluas ke perairan, masuk ke ikan-ikan, sampai ke tubuh manusia. Selamatkan dunia, dari bahaya sampah.
Penulis: Sapta Suhardono, S.Pd., M.Sc. | Iva Yenis Septiariva, S.T., M.T. | Titi Wahyuni, S.Pd., M.Sc. | Dr. Irfan AN, S.Ag., M.Ag. | Wahyu Kisworo, S.Ling.
Halaman buku: 111
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 52.000