Pendekatan Agro-Maritim : Kolaborasi Agronomi dan Pengelolaan Wilayah Pesisir

Di tengah tantangan ketahanan pangan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menyimpan potensi luar biasa yang belum tergarap sepenuhnya: sinergi antara darat dan laut. Buku referensi ini menyajikan sebuah paradigma pembangunan yang komprehensif dan terpadu—Pendekatan Agro-Maritim—yang menolak pandangan sektoral dan memandang wilayah pesisir sebagai satu kontinum sosial-ekologis yang dinamis.

Buku ini memandu pembaca melalui perjalanan intelektual yang sistematis, dimulai dari peletakan fondasi konseptual (Bab 1) yang mendefinisikan prinsip-prinsip kunci agro-maritim, seperti integrasi, sinergi, dan kolaborasi Quadruple Helix. Pembahasan dilanjutkan dengan analisis mendalam mengenai interaksi ekologis dan dampak lingkungan (Bab 2), yang menyoroti bagaimana aktivitas agronomi di darat secara langsung memengaruhi kesehatan ekosistem laut, dan sebaliknya.

Memasuki bagian inti, buku ini membedah berbagai model integrasi agro-maritim yang aplikatif (Bab 3), seperti silvofishery yang mengharmonisasikan budidaya dengan konservasi mangrove, agroforestri pesisir, hingga integrasi pertanian-garam. Untuk menjawab tantangan modern, buku ini juga mengeksplorasi peran teknologi dan inovasi (Bab 4), mulai dari smart farming berbasis IoT, bioteknologi kelautan, hingga pemanfaatan energi terbarukan yang dapat merevolusi produktivitas dan keberlanjutan.

Namun, pendekatan agro-maritim bukanlah sekadar urusan teknis. Buku ini memberikan porsi yang signifikan pada aspek manusia dan kelembagaan. Pembahasan mencakup pentingnya tata kelola wilayah pesisir terpadu (Bab 5), strategi pemberdayaan masyarakat dan pengakuan kearifan lokal (Bab 6), serta analisis rantai nilai dan model pembiayaan hijau dalam kerangka ekonomi agro-maritim (Bab 7). Isu krusial mengenai ketahanan dan keamanan pangan (Bab 8) juga dianalisis secara khusus, menunjukkan bagaimana pendekatan ini dapat menjadi solusi bagi kedaulatan pangan nasional.

Untuk membumikan teori ke dalam praktik, buku ini menyajikan serangkaian studi kasus kolaborasi agro-maritim dari berbagai wilayah di Indonesia (Bab 9). Dari keberhasilan mina-padi di lahan pasang surut, dinamika kemitraan swasta-komunitas di Lampung, hingga tantangan pengelolaan di pulau-pulau kecil seperti Wakatobi, bab ini menyajikan pembelajaran nyata dari lapangan.

Sebagai penutup, buku ini menyajikan sebuah sintesis, prospek, dan rekomendasi kebijakan yang tajam (Bab 10). Bab terakhir ini tidak hanya merangkum temuan-temuan kunci, tetapi juga merumuskan agenda penelitian masa depan dan seruan aksi kolaboratif bagi pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat. Buku ini berargumen bahwa pendekatan agro-maritim adalah fondasi ekonomi yang esensial untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang sejati—sebuah visi yang tidak hanya kuat di lautan, tetapi juga sejahtera di pesisir.

Ditulis dengan laras bahasa akademis yang mendalam namun tetap mudah diakses, buku ini ditujukan bagi para mahasiswa, peneliti, praktisi pembangunan, pembuat kebijakan, dan siapa saja yang tertarik untuk memahami dan berkontribusi pada masa depan pembangunan pesisir Indonesia yang adil dan berkelanjutan.

Penulis: Ir. Endang Sri Wahyuni, M.P & Dr. Ir. Totok Hendarto, M.Si

Editor: Arin Berliana Angrenani, S.Stat., M.Stat. & Devi Alvisha, S.T

Halaman buku: 283

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 86.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *