Bahasa, Budaya, Dan Pasar Digital:Etnolinguistik Label Jamu Madura di Marketplace

Jamu Madura, sebagai salah satu bentuk pengetahuan lokal Nusantara, selama berabad-abad hidup dalam ruang sosial yang relatif stabil: ditransmisikan secara lisan, dilegitimasi melalui pengalaman kolektif, dan dipraktikkan dalam relasi sosial yang dekat. Namun, ketika jamu Madura memasuki marketplace digital seperti Shopee, ia tidak sekadar berpindah medium distribusi. Ia memasuki rezim representasi baru, di mana pengetahuan yang sebelumnya kontekstual harus dipadatkan menjadi teks, visual, dan tanda yang dapat dibaca oleh manusia sekaligus oleh algoritma. Label produk menjadi locus utama dari proses ini.

Buku ini tidak dimaksudkan untuk menilai benar–salah praktik pemasaran jamu, apalagi menguji klaim khasiat secara medis. Fokus utamanya adalah membaca bahasa sebagai praktik budaya: bagaimana pilihan kata, struktur klaim, simbol visual, dan strategi semiotik pada label produk bekerja untuk membangun identitas lokal, otoritas tradisi, dan kepercayaan konsumen dalam konteks ekonomi platform. Dengan pendekatan etnolinguistik, buku ini memposisikan label produk sebagai teks sosial arena di mana bahasa, budaya, ideologi, dan pasar bernegosiasi secara intensif.

Penulis:  Yanti Linarsih | Royyan Julian | Muhammad Tauhed Supratman

Editor:  Darmawan Edi Winoto, S.Pd. M.Pd.

Halaman buku: 200

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 70.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *