Organisasi Keagamaan Dalam Menjembatani Modernitas Di Sulawesi Tenggara

Dalam era digital dan disrupsi kontemporer, organisasi Islam tetap relevan sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas, mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, unggul secara keilmuan, dan moderat dalam beragama. Melalui pendekatan tajdid (pembaruan) dan wasathiyah, organisasi Islam tidak hanya bertahan, tetapi juga bertransformasi untuk menghadapi tantangan seperti polarisasi digital dan krisis identitas umat. Sinergi antarorganisasi bagian menjadi kunci, memastikan bahwa setiap elemen, dari pemuda hingga perempuan, berkontribusi pada visi Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Penulis:  Arulan Bao Rahmani, S.P.

Halaman buku: 77

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 46.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *