Teknologi Sosial Pencegahan Stunting Di Wilayah Rawan Bencana: Pendekatan Health Belief Model (HBM) dan Kearifan Lokal

Intervensi stunting di wilayah rawan bencana kerap menemui jalan buntu, terjebak dalam pendekatan teknokratis yang mengabaikan realitas sosio-kultural dan psikologis masyarakat terdampak. Kegagalan ini menuntut sebuah reorientasi fundamental, dari sekadar transfer pengetahuan gizi menjadi fasilitasi perubahan perilaku kesehatan yang berakar pada keyakinan dan nilai-nilai komunitas. Buku ini menjawab tantangan tersebut dengan mengajukan sebuah kerangka kerja inovatif: teknologi sosial yang mengintegrasikan Health Belief Model (HBM) dengan kearifan lokal sebagai fondasi utamanya. Pembaca akan diajak menelusuri studi kasus yang kaya, dari pemanfaatan pangan lokal pasca-bencana hingga revitalisasi peran tokoh adat dalam promosi kesehatan ibu dan anak. Sebagai sebuah buku referensi, karya ini esensial bagi para peneliti, akademisi, dan mahasiswa pascasarjana yang mendalami isu kesehatan masyarakat, sosiologi bencana, dan antropologi kesehatan. Buku ini juga menjadi panduan strategis bagi para praktisi senior, perencana program, dan pengambil kebijakan yang berkomitmen merancang program pencegahan stunting yang lebih humanis, efektif, dan berdaya di tengah kompleksitas tantangan kebencanaan.

Penulis :  Yarmaliza, SKM, M.Si | Dr. dr. Safrizal Rahman, M. Kes., Sp. OT | Prof. DR. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH | Prof. Dr. dr. Sulaiman Yusuf, SP. A (K)

Editor :  dr. Suhada & Nadin Savaira Rizqin

Halaman buku: 374

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 104.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *