Beyond Tourism: Filsafat Pariwisata di Era Krisis, Teknologi, dan Regenerasi
Beyond Tourism: Filsafat Pariwisata di Era Krisis, Teknologi, dan Regenerasi mengajak pembaca melampaui cara konvensional memahami pariwisata sebagai industri, komoditas, dan instrumen pertumbuhan ekonomi. Buku ini menempatkan pariwisata sebagai fenomena manusia yang berkaitan dengan eksistensi, pengetahuan, identitas, kekuasaan, budaya, teknologi, ekologi, dan pencarian makna.
Buku ini membahas perjalanan manusia melalui perspektif ontologi dan eksistensialisme, tourist gaze, autentisitas, kapitalisme, kolonialisme, dekolonisasi, overtourism, Anthropocene, more-than-human tourism, kecerdasan buatan, posthuman tourism, hingga regenerative tourism. Pembaca diajak mempertanyakan bagaimana destinasi dikonstruksi, siapa yang memiliki kuasa atas ruang dan narasi, bagaimana algoritma membentuk keinginan wisatawan, serta apakah keberlanjutan masih cukup untuk menghadapi krisis planet.
Pada akhirnya, buku ini menawarkan perubahan paradigma: dari konsumsi menuju transformasi, dari pertumbuhan menuju kecukupan, dari eksploitasi menuju regenerasi, dan dari wisatawan sebagai konsumen menuju manusia sebagai warga dunia.
Beyond Tourism ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, praktisi, pengambil kebijakan, komunitas destinasi, dan pembaca yang ingin memahami pariwisata bukan sekadar sebagai perjalanan menuju suatu tempat, tetapi sebagai perjalanan untuk memahami siapa manusia dan bagaimana manusia seharusnya hidup bersama dunia.
Penulis : Rudy Pramono
Halaman buku: 423
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 114.000