Tantangan Rumah Tangga Di Era Kontemporer

“Menikah itu mudah, mempertahankan rumah tangga yang sulit.” Ungkapan itu terasa semakin nyata hari ini.
Era digital membawa kemudahan, tapi juga ujian baru bagi keluarga. Suami istri sibuk mengejar karier, notifikasi gawai lebih sering dibaca daripada curhat pasangan. Media sosial memicu perbandingan, “rumah orang lebih bahagia, suami orang lebih romantis”. Anak-anak tumbuh dengan YouTube sebelum sempat mengenal pelukan orang tua. Keuangan keluarga bocor karena gaya hidup konsumtif dan literasi finansial yang rendah.
Belum lagi pergeseran peran: istri bekerja, suami di rumah, atau sebaliknya. Tanpa komunikasi yang jernih, peran ini mudah berubah jadi luka ego dan tuntutan yang tak selesai. Konflik kecil menumpuk, lalu meledak menjadi perceraian. Data Pengadilan Agama setiap tahun mencatat ribuan gugatan cerai, dan mayoritas dipicu masalah klasik: ekonomi, komunikasi, dan pihak ketiga versi digital.
Buku ini tidak menghakimi. Buku ini menemani. Dengan pendekatan Al-Qur’an, Sunnah, psikologi, dan kisah nyata keluarga Indonesia, penulis membedah akar masalah rumah tangga kontemporer lalu menawarkan jalan keluar yang praktis. Bagaimana membangun mawaddah wa rahmah di tengah tekanan zaman? Bagaimana menegosiasikan peran tanpa merasa direndahkan? Bagaimana mengelola gawai agar rumah tetap punya ruang “tanpa sinyal tapi penuh makna”?
Dilengkapi refleksi, checklist evaluasi, dan doa-doa penguat keluarga, buku ini cocok untuk pasangan baru, keluarga muda, konselor, guru, dan siapa saja yang ingin menjaga bahtera rumah tangganya tetap kokoh.

Karena rumah tangga yang sakinah bukan rumah tanpa badai. Ia adalah rumah yang setiap badainya dihadapi berdua, dengan iman, ilmu, dan cinta yang terus diperbarui.

Penulis:  Dr. Agus Hermanto, M.H.I. & Rohmi Yuhani’ah, M.Pd.

Editor:  Yasmin Aliya Mushoffa & Gesit Yudha, M.IP

Halaman buku: 134

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 56.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *