Perilaku Merokok Remaja Kaitannya Dengan Komformitas Sebaya

Konformitas sebaya adalah kecenderungan seseorang untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku agar sesuai dengan norma atau perilaku kelompok teman sebayanya. Pada masa remaja, pengaruh teman seringkali lebih besar daripada pengaruh keluarga. Remaja merupakan fase dimana seseorang akan mengalami masa pubertas. Pada masa ini terjadi transisi antara periode masa anak-anak dengan periode masa dewasa Mengapa Remaja Merokok karena Konformitas.Keinginan untuk Diterima (Sense of Belonging).Remaja sangat takut dikucilkan atau dianggap “beda”. Jika di dalam kelompok teman mereka ada yang merokok, mereka merasa harus ikut agar dianggap “gengsi”, keren, atau diterima sepenuhnya di dalam lingkaran pertemanan. Tekanan Sosial ada tekanan langsung maupun tidak langsung. Mulai dari ajakan dibilang penakut, anak mama, atau tidak gaul. Meniru Perilaku (Modelling). Remaja cenderung meniru apa yang dilihat dari idola atau teman yang dianggap populer. Jika teman yang disegani merokok, mereka berpikir bahwa itu adalah perilaku yang benar atau patut ditiru. Pencarian Identitas merokok sering dianggap sebagai simbol kedewasaan atau kemandirian. Remaja mencobanya untuk membuktikan bahwa mereka sudah “bukan anak-anak lagi” di depan teman-temannya. Banyak remaja sebenarnya tidak merokok karena mereka sangat membutuhkannya atau kecanduan, melainkan karena ingin menyesuaikan diri.

Penulis: Mohd. Jamil, S.Kp, M.Biomed

Halaman buku: 106

DOWNLOAD

PRE-ORDER | Rp 50.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *