Dekolonisasi Literasi Keagamaan: Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Kearifan Lokal dan Bahasa Daerah
Buku Dekolonisasi Literasi Keagamaan: Pengembangan Bahan Ajar PAI Berbasis Kearifan Lokal dan Bahasa Daerah mengangkat gagasan pembaruan Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan dekolonial yang menempatkan kearifan lokal dan bahasa daerah sebagai sumber belajar yang sah. Buku ini lahir dari kritik terhadap pembelajaran PAI yang cenderung normatif dan kurang kontekstual, sehingga perlu direkonstruksi agar lebih relevan dengan realitas sosial-budaya peserta didik.
Secara konseptual, buku ini membahas dekolonisasi pengetahuan dan literasi keagamaan sebagai kompetensi yang tidak hanya memahami teks agama, tetapi juga konteks sosial dan budaya. Relasi antara agama, budaya, dan identitas lokal dipaparkan sebagai fondasi penting dalam membangun pemahaman Islam yang moderat, inklusif, dan berakar pada tradisi masyarakat Indonesia.
Secara praktis, buku ini menawarkan model pengembangan bahan ajar PAI berbasis kearifan lokal, pendekatan kontekstual, serta strategi evaluasi yang reflektif. Melalui pendekatan ini, PAI diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang religius, kritis, dan memiliki identitas keagamaan yang membumi serta relevan dengan tantangan zaman.
Penulis: Dr. Lamsike Pateda, M.Pd. | Geischa Cicilia Mokoagow, S.Pd. | Pitriyani Mobiliu, S.Pd. | Alfian Zakaria S.Pd.
Editor: Suleman D. Kadir, M.Pd.
Halaman buku: 159
DOWNLOAD
PRE-ORDER | Rp 62.000