Buku Referensi SQEFT (Spritual Qur’anic Emotional Freedom Technique) Terapi Penyakit Skizofrenia
Skizofrenia adalah gangguan psikiatrik mayor yang ditandai dengan adanya perubahan pada persepsi, pikiran, afek, dan perilaku penderitanya. Perubahanterjadi karena adanya gejala fundamental (primer) spesifik yaitu gangguan pikiran, asosiasi, afektif, autism, dan ambivalensi yang menetap dan menyebabkan terjadinya hendaya berat dalam menilai realita, dengan perlangsungan gejala selama kurun waktu satu bulan atau lebih. dengan gejala sekundernya adalah waham (delusi) dan halusinasi. Penyebab gangguan skizofrenia, adanya Faktor biologis dan psikososial, Faktor biologis antara lain adalah genetik, biokimiawi, neuropatologi, gangguan pada struktur otak (volume otak menurun, tidak simetris, gangguan pada vertikal, gangguan sirkuit, gangguan pada system limbik, ganglia basalis dan serebelum). Faktor psikososial adanya trauma pada kehidupan penderita (stressful life event) seperti kematian orang tua atau keluarga terdekat dan rasa terbuang dari masyarakat. Terapi farmakologis yang diberikan pada penderita skizofrenia merupakan golongan psikotropika jenis anti psikotik. Adapun terapi non farmakologis seperti Terapi psikoreligius atau psikospiritual dapat menjadi pilihan untuk membangkitkan rasa percaya diri (self-confident) dan rasa optimisme penderita skizofrenia yang penting bagi penyembuhan dari suatu penyakit. Kehadiran dan keterlibatan religius menawarkan stimulasi kognitif yang dapat mengurangi disfungsi kognitif pada seseorang. SQEFT (Spiritual Qur’anic Emotional Freedom Technique) merupakan salah satu terapi psikoreligius yang mengembangkan dan menggabungkan terapi ruqyah syar’i, dan EFT (Emotional Freedom Technique). SQEFT merupakansebuah intervensi spiritual yang dapat digunakan oleh tim kesehatan (dokter, perawat, psikologi) untuk melengkapi terapi pengobatan dan perawatan pada pasien jiwa. terapi SQEFT merupakan terapi spiritual khusus untuk pasien muslim, yang didalamnya berisi tentang taskiyatun nufs (pembersihan hati dan jiwa) dari segala penyakit kesyirikan, penyakit hati, kemudian pasien di arahkan untuk benar-benar menyandarkan segala sesuatunya hanya kepada Allah azza wajalla (konsep tauhid). Aspek penting dalam terapi SQEFT antara lain, dzikir, do’a, dan mendengarkan ayat suci Al Qur’an. Terapi SQEFT ini memberi stimulasi titik energi tubuh dengan menggunakan metode tapping pada beberapa titik tertentu pada tubuh sambil berzikir, berdoa sesuai keluhan utama yang dirasakan pasien yang disertai sikap pasrah kepada Tuhan Sang pencipta. Buku ini menarik untuk dibaca karena menyajikan iinformasi penting terkait penyakit skizofrenia dan penanganannya dengan terapi SQEFT yang disertai penjelasan rinci mengenai psikopatologi skizofrenia dan hubungannya dengan pemberian terapi SQEFT. Bagi para pembaca yang ingin memahami lebih mendalam mengenai terapi SQEFT pada penderita Skizofrenia, maka buku ini dapat menjadi pilihan yang tepat.
PENULIS:
Dr. Lilin Rosyanti, S.Kep., Ns., M.Kep.
Prof. dr. A. Jayalangkara Tanra, Ph.D, Sp.KJ (K)
Indriono Hadi, S.Kep., Ns., M.Kes.
Fitri Wijayati, S.Kep., Ns., M.Kep.
EDITOR:
Dr. Agus Bintara Birawida, S.Kel., M.Kes.
Nikmaturrohmah Hadi, S.Kep. Ns.
HALAMAN BUKU: 220
DOWNLOAD